Gejala anafilaksis bisa bervariasi. Pada beberapa orang, reaksi dimulai sangat lambat, tetapi kebanyakan gejala muncul dengan cepat dan tiba-tiba.
## Gejala yang paling berat dan mengancam jiwa adalah kesulitan bernapas dan kehilangan kesadaran.
Kesulitan bernapas disebabkan oleh pembengkakan dan / atau spasme di saluran napas (yang dapat mencakup pembengkakan lidah atau bagian besar dan kecil saluran udara). Dalam kasus yang sangat jarang, pernapasan bisa berhenti sama sekali.
Hilangnya kesadaran adalah karena tekanan darah rendah yang berbahaya, yang disebut "shock."
Dalam kasus yang paling serius, jantung bisa berhenti memompa sama sekali.
Kejadian-kejadian ini dapat menyebabkan kematian dari anafilaksis.
## Sementara beberapa gejala mengancam kehidupan, yang lain hanya merasa tidak nyaman.
Umumnya, reaksi harus melibatkan setidaknya dua sistem tubuh yang berbeda, seperti kulit dan jantung, untuk dianggap anafilaksis.
Kulit: Sebagian besar reaksi anafilaksis melibatkan kulit.
Hives (urtikaria, bilur, atau wheals [mengangkat benjolan]): Hives dapat menyebabkan gatal parah
Eritema generalisata (kemerahan)
Pembengkakan di wajah, kelopak mata, bibir, lidah, tenggorokan, tangan, dan kaki
Angioedema
Pernapasan: Pembengkakan jaringan di sekitarnya menyempit saluran udara.
Kesulitan bernapas, mengi, sesak dada
Batuk, suara serak
Hidung tersumbat, bersin-bersin
Kardiovaskular: Tekanan darah bisa turun ke tingkat yang sangat rendah.
Jantung berdetak cepat atau tidak teratur
Pusing, pingsan
Kehilangan kesadaran, kolaps
Umum
Kesemutan atau sensasi hangat - Sering kali gejala pertama
Kesulitan menelan
Mual, muntah
Diare, kram perut, kembung
Kecemasan, ketakutan, perasaan bahwa Anda akan mati
Kebingungan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar